Skip to main content

Suara Yang Ditahan Angin

 Di lereng senja,
ada sekuntum hati
yang tumbuh di celah batu
mengakar diam
walau angin sering menyapa
tanpa izin waktu

Di rumah teduh di kaki bukit
datangnya burung yang sama
berulang kali bertandang
konon mahu singgah pada dahan tua
tempat ia menetas dahulu
namun setiap kali ia hinggap
dibiar pula anak kecilnya
pada rumput yang bukan rumputnya sendiri
seolah bumi itu
wajib menadah setiap jatuh yang ditinggalkan

Sedang si bunga batu
dengan segala beban embun
yang menitis saban hari
terus dipaksa mekar
dalam ruang yang sempit
dibisukan oleh bayang pohon tinggi
yang tidak pernah tahu malu
merampas cahaya pada waktu yang tidak patut

Apabila bunga itu cuba berbicara
sekadar melepaskan degup yang lama dipendam
sekadar ingin meluah rasa retak
kepada langit yang mendengar di laman maya
tiba-tiba guruh datang mencelah,
membawa suara-suara angin
yang mempertahankan pokok darahnya sendiri
langit yang tadinya damai
terus badai,
seolah satu keluhan kecil
adalah ribut yang menggoncang seluruh lembah

Maka si bunga batu
kembali diam
menyimpan suaranya dalam kelopak
mengunci resah dari mata alam
namun jauh di dasar bumi
akar yang pasrah itu tahu
diamnya bukan tanda kalah,
hanya menunggu hari
di mana angin akhirnya belajar
untuk tidak menenggelamkan
suara yang layak didengari

Comments

Popular posts from this blog

LAUT DALAM JIWA

Ada jiwa yang bekerja dalam diam di balik tabir sunyi tidak menuntut sorakan tidak meminta pujian namun dari tangannya berdiri sebuah kehidupan Engkau menjahit doa dari helai-helai lelah menyulam tabah dari benang luka menyembunyikan tangis di sebalik senyuman agar yang lain merasa teduh meski hatimu sendiri dilanda badai Orang melihat kepada dahan yang menjulang kepada bunga yang berwarna, kepada buah yang ranum namun akar yang setia di bumi sering dilupakan Padahal akar itulah yang memeluk tanah menyedut getir hujan menahan ribut dan goncang agar pohon tetap tegak Dan saat pohon segar, akar tidak dipandang saat pohon tumbang, akar pula dipersalahkan Namun ia tetap setia diam-diam menyimpan rahsia musim memberi nafas kepada kehidupan tanpa pernah menagih balasan Begitu juga tiang yang tak ternampak Orang memuja dinding yang berhias orang mengagumi atap yang megah namun tiang yang teguh di tengah rumah jarang sekali disebut namanya Ketika rumah kukuh berd...

Rona Harimu, Cahaya Hidupmu

 Di sebalik bunyi periuk yang berdenting dan baju yang menunggu untuk dilipat, aku tersenyum. Tiada yang melihat pengorbananku setiap hari tapi hatiku tahu, setiap usaha itu bukan sia-sia. “Kadang dunia nampak biasa,” aku bermonolog sendiri, “tapi aku sedang membentuk sesuatu yang luar biasa.” Anak-anaknya bermain di ruang tamu. Setiap tawa mereka adalah hadiah, setiap pelukan mereka adalah pengiktirafan yang tiada tandingan.  Hari demi hari, aku belajar satu perkara bahawa kekuatan sebenar bukan datang dari pujian orang lain, tetapi dari hati yang percaya pada nilainya sendiri. Menjadi suri rumah bukanlah tugas yang ringan tapi ia adalah seni, pengorbanan, dan kasih yang tiada ganti. "Aku mungkin tidak pergi ke pejabat, tapi aku membina dunia kecil yang penuh cinta. Dan itu cukup untukku merasa bangga." Sesekali, dunia luar mungkin tidak melihat apa yang kau lakukan. Tapi ketahuilah, setiap usaha, setiap peluh, setiap senyuman itulah cahaya yang menerangi hidupmu sendir...